Event konser tunggal kemarin (malam minggu) di lapang parungkuda akhirnya berjalan ga sampai 2 jam full karena terpaksa dihentikan petugas pihak kepolisian gara2 keributan yg susah dikendalikan
Saya ma rekan2 yg lain sudah tiba di lokasi dari sejak pukul 4 sore, ternyata acara blm dimulai dan molor hingga setengah jam, dan kurang lebih jam 5an acara baru dimulai dibuka dengan penampilan sbh grup metal, lalu setelah itu disambung oleh penampilan grup band yg personilnya cewek semua dgn ngaran Rock n Doll. Namun baru satu lagu kepotong break Adzan magrib, acara pun sejenak terhenti dan terlihat anak2 Rock & Doll coba bersabar menunggu di waiting room sekitar setengah jam namun sekitar 20 menit kemudian terlihat mereka meninggalkan lokasi dan memutuskan pulang krn kabarnya acara dilanjutkan lagi setelah Isya. Adapun situasi saat itu dilapang parungkuda masih tetap seperti sebelumnya, sepi penonton dan hanya segelintir penonton yg terlihat dan itu pun di luar pagar pembatas.
Setelah isya kami mulai mendekat ke stage lalu para crew mulai menyiapkan peralatan dan check sound sekitar 15 menitan, dan akhirnya acara pun kembali dimulai oleh MC yg kemudian di buka dengan penampilan tarian etnis sunda, adapun saya ma yg lain udah mulai siap2 di back stage dan keadaan sekitar lapangan masih belum tetap berubah dari sebelumnya alias kosong namun entah kapan dan dari mana munculnya tiba penonton mulai berdatangan saat kami memulai pertunjukan yg dibuka oleh opening music fungky Bass & Drum. dan dalam hitungan menit saya lihat Lapangan sudah dipenuhi oleh penonton.
Melihat sikon itu Akhirnya kami sepakat utk merubah songlist yg lebih soft dgn pertimbangan apabila kami membawakan lagu2 yg bergenre Hard Rock ataupun Rock & Roll ditakutkan menimbulkan terjadi kerusuhan, akhirnya kami memulai pertunjukan dengan membawakan lagu2 dari Bob Marley,, Reagge Yo man....
Penonton pun langsung terhanyut mengikuti irama musik dan lagu dan di lagu ke 3-4 saya lihat selapangan sudah dipenuhi orang2 yg entah kapan dan dari mana datangnya, dan betul aja pas di lagu kelima yg ditakutkan akhirnya jadi kenyataan, terjadi keributan kecil di tengah penonton yg berdesakan dan spontan musik pun dihentikan utk melerai perkelahian. Awalnya sih masih bisa dikendalikan namun disaat melanjutkan lagu keenam kembali terjadi lagi keributan tp kali ini di sebelah kiri tengah, dan seperti sebelumnya kami menghentikan lagi dan penonton yg lain menyoraki yg ribut dengan sebutan "Kampungan... kampungan.." Di lagu ketujuh kami membawakan lagu Blues dengan harapan suasana menjadi lebih dingin, namun ternyata percuma karena di saat interloud kembali terjadi percik keributan yg akhirnya membuat security, KaNit dan pihak kepolisian setempat naik panggung dan memperingatkan penonton di lagu yg kedelapan situasi agak terkendali sehingga kami bisa menyelesaikan satu lagu full namun di lagu yg kesembilan sebelum ending terjadi lagi rusuh, saya lihat ada beberapa orang yg dianggap perusuh diciduk keluar oleh pihak keamanan kami kembali polisi naik panggung dan memperingatkan yg terkakhir kalinya apabila masih ada yg ribut2 maka acara ditutup dan saat kami melanjutkan dilagu yg kesepuluh baru aja di tengah2 lagu terjadi lagi keributan di bagian paling belakang dan itu mengundang reaksi penonton yg lainnya krn banyak yg ga nerima apabila pertunjukan dihentikan, dua kubu yg berseteru lalu dihakimi massa dan itu sempat membuat pihak polisi kewalahan melerainya dan akhirnya atas berbagai pertimbangan kami dengan panitia serta pihak keamanan akhirnya mengambil keputusan dengan menyudahi penampilan saat itu juga dan kami pun bergegas meninggalkan stage.

09.36
Unknown