Jumat, September 28, 2012

LEEMING Biography Community, Scenes & Band Legendary Sukabumi City

Tepatnya tahun 1997 di kota sukabumi terdapat sekumpulan anak muda yang berbakat di musik dan tergabung dalam sebuah komunitas yang dikenal oleh publik sukabumi sebagai komunitas leeming, disitu terdapat banyak band dengan berbagai jenis aliran dari mulai rock n roll, undergorund sampai dengan jazz. saya sendiri saat itu masih menjadi Vocalis sekaligus Gitaris di Band COMPENY yang beraliran Punk Rock.

Ada Pemuda yg Bernama Heru dan Biasa dipanggil BELU, tinggal di daerah Wardoy, dia adalah sosok trend setter saat itu, dia adalah vocalist dari sebuah band Grindcore sukabumi yaitu GODZICK dari tahun 1995 bersama Akong di Bass,. Kumpay Di Gitar dan Petot di drums. dia memberikan gagasan untuk membuat Projek Ska dengan membawakan Lagu2 dari Mighty Mighty Bosstones dan juga Kemuri, saat itu saya di posisikan menjadi gitaris adapun diposisi bass diisi oleh DEPIL (yang saat itu menyandang gelar Bassist terbaik sukabumi & cianjur) lalu di Drums di tempati oleh EGI (satu band degan depil) dan di Brass Section ada tiga orang diantaranya DADO, ENDI dan FERY.

karena saat itu terbentuk dan sering berkumpulnya di kawasan Studio Photo Lee Ming yg terletak di jalan ciwangi dan publik sering menyebut sebagai (Barudak Leeming) Anak2 yg nongkrong di depan Leeming studio) maka kita semua sepakat utk memberikan nama grupnya dengan ngaran LEEMING SKA 1 (bisa dibaca juga leeming sekawan)

Saat itu memang sedang lagi booming2nya musik SKA di jakarta ada Type-x & Jun fan gong fu dan di Bandung ada dan Noin Bullet dan Purpose, adapun di sukabumi ya itu dia Leeming Ska 1. selama hampir Setahun lamanya selalu eksis di semua event musik yang di adakan di sukabumi saat itu baik acara pagelaran /parade, festival maupun acara yg segmennya undergorund. Leeming Ska 1 selalu menjadi Bintang Tamu disetiap acara karena selalu mendatangkan Massa yg banyak dari Gor Merdeka sampai Gor Cisaat Semua dibikin Fogo Joged Bersama.

Kamis, September 20, 2012

Sistem operasi tercanggih saat ini iOs 6 telah tersedia untuk publik


Sistem operasi terbaru Apple, iOS 6 telah rilis dan telah tersedia untuk diunduh secara gratis melalui updates over-the-air via iOS 5 ataupun lewat iTunes.
Beberapa fitur yang telah diperkenalkan sebelumnya seperti Passbook, Maps for iOS, integrasi mendalam dengan Facebook dan lain-lain, telah hadir di dalamnya termasuk, Siri for iPad. Ya, Siri kini akan menjadi asisten pribadi-mu bagi kamu yang tidak mempunya 4S namun memiliki iPad 3rd Generation.
Versi 6.0 iOS, tersedia untuk iPhone 3GS ke atas, iPad 2 dan iPad 3, iPod touch 4th Gen ke atas.
Sebelumnya, iTunes 10.7 telah hadir dan mendukung kompatibilitas terhadap iOS 6, dan seri terbaru iPod yang rencannya akan dirilis Apple Oktober mendatang.
Pertama kali, iOS 6 diperkenalkan oleh Apple pada event World Wide Developer Conference (WWDC 2012) lalu dan hadir dengan 200 lebih fitur baru di dalamnya.

Rabu, September 19, 2012

Cara Menawarkan Demo/Karya Lagu ke Major Label

Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana cara kirim demo lagu kita ke mayor label? Baik akan saya jawab disini sesuai info yang saya dapat dari berbagai sumber.

Secara umum mungkin hampir sama untuk persyaratan dari satu label ke label lain, cuma secara keseluruhan prosedur umum pengiriman demo lagu ke mayor label. Lagu disini bisa dalam format band juga Solo, kita juga bisa mengirimkan lagu kita walau kita hanya seorang pencipta lagu dan mencoba menawarkan hasil karya kita untuk di publikasikan pihak mayor label.


Dari beberapa label/perusahaan rekaman yang ada, biasanya mereka menerapkan ketentuan dalam pengiriman demo rekaman, beberapa syarat diantaranya adalah:

1. Demo BUKAN merupakan master rekaman, tapi berbentuk copy dalam CD / kaset.
2. Demo yang masuk menjadi hak milik perusahaan rekaman dan tidak dapat dikembalikan.
3. Lagu yang direkam minimal 3 (tiga) buah (Kecuali untuk Pencipta Lagu).
4. Menyertai teks lagu
5. CD / kaset harus diberi nama, baik pada cover dan juga di CD / kaset tersebut.
6. Biodata harus lengkap, berikut alamat & nomer telphone yang bisa dihubungi.
7.Menyertai foto ukuran post card, minimal 2 lembar (Kecuali untuk Pencipta Lagu).
8..Perusahaan Rekaman menjamin bahwa demo lagu yang masuk tidak akan disalahgunakan atau digunakan tanpa izin dan kontrak resmi kepada pemilik lagu yang bersangkutan

untuk alamat mayor label udah kita bahas di posting sebelumnya, sebagai tambahan info, untuk beberapa mayor label, kita bisa mengirimkan demo melalui internet di situs mereka juga kita menyerahkan dalam bentuk fisik CD, tapi alangkah lebih bagus kualitas suara dan kelengkapan data kalau kita menyerahkan dalam bentuk CD lengkap dengan persyaratan diatas

Berikut beberapa Lable yang membuka kesempatan untuk pengiriman Demo lagu baik secara Online, Via Pos maupun Diantar Langsung :

1. E-Motion Entertainment
Demo rekaman dikirimkan ke:
Divisi A&R PT. E-Motion Entertainment
Jl. Blora No.5 Jakarta 10310 Indonesia
Telp : 62-21- 3102888; 3103888
F : 62-21-3155777

Atau dapat memasukan demo digital kalian melalui website : www.e-motion.co.id


2. SONY BMG
Demo rekaman dikirimkan ke:
Department A&R SONY BMG
PO BOX 1818
JKP 10018

3. UNIVERSAL MUSIC INDONESIA
PT. Suara Publisindo
Midplaza 2, 19th Floor
Jl. Jendral Sudirman Kav. 10-11 Jakarta 10220 Indonesia
Tel.: + 62 21 571 1777 or 662 6938
Fax.: + 62 21 574 2091
Email: Publishing Officer – Damayanti Ariandini
Web Address: http://www.universalmusicpublishing.com


4. AKSARA RECORDS
Jl.Brawijaya XII/1
Jakarta 12160
T:021-7251006
F:021-7395056
C:0818-66-777-1

5. WIN RECORDS
Jl Pembangunan 1/80
Jakarta Pusat Indonesia
Phone: (6221) 549 4714
Director: Erwin Indrawan

6. PT MEDIA NADA SELARAS
Chase Plaza 22nd Floor,
Jl Jend Sudirman Kav 21,
Jakarta 12920 Indonesia
Phone: (6221) 570 4335
Fax: (6221) 570 6374
Email: rudyu@cbn.net.id
President director: Jusup Halimi
Business development manager: Rudy Utomo

7. PT GEMA NADA PERTIWI
JI Mangga Besar IV/1-30
Jakarta Barat 11170 Indonesia
Phone: (6221) 629 6524
Fax: (6221) 639 6491
Director: Hendarmin Susilo
Indonesian labels: Pertiwi, Gema, Antique, Junior, Gema Nada, Harmoni,

8. MUSICA STUDIO'S
Jl Perdatam Raya 3, Ps Minggu
Jakarta Selatan Indonesia
Phone: (6221) 799 2327
Fax: (6221) 798 1240
Director: Sendjaja Widjaja

Innocence of Muslims, Film Sampah Yang Visinya Hanya Ingin Menghina Nabi Muhammad SAW

The Innocence of Muslims menggambarkan Nabi Muhammad hobi sebagai penipu dan tukang merayu. Cuplikan film berdurasi 14 menit ini diproduksi oleh Sam Bacile, lelaki keturunan Yahudi asal California, Amerika.

Produser film itu mengaku senang atas reaksi kaum muslim. "Kita akhirnya meraih orang-orang ingin kita capai."

Bagaimana reaksi atas film tersebut di Indonesia? Menteri Agama Suryadharma Ali meminta media jangan terlalu membesar-besarkan film tersebut.

"Ya pertama media jangan besar-besarin, nanti yang tidak tahu menjadi tahu, yang tahu menjadi terpupuk kebenciannya. Proporsional saja," kata Suryadharma di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/9).

Dia juga menyatakan, kekerasan bukanlah ajaran Islam. Sebab, Islam adalah ajaran yang santun yang mengedepankan perdamaian, persaudaraan, dan kasih sayang.

"Oleh karenanya kalau kekerasan atas nama agama dilakukan itu sesungguhnya yang bersangkutan bukanlah orang yang beragama dengan baik," kata dia

Film Innocence of Muslims oleh seorang pembuat film bernama samaran Sam Bacile. Film ini menuai protes hampir diseluruh dunia, khususnya negara mayoritas berpenduduk muslim. Imbas dari film ini menciptakan demonstrasi besar yang memakan korban akibat ulah tidak bertanggung jawab si Sam.

Di Libya misalnya, dubes Amerika Christopher Stevens bersama 3 stafnya dilaporkan tewas diserang para demonstran. Dan di Mesir, kantor dubes AS diserbu dan bendera negara itu dirobek-robek lalu sebagian robekan dibakar, kemudian di tiang bendera digantikan dengan bendera bertuliskan Syahadat.

Film Innocence of Muslims, awalnya bernama Innocence of Bin Laden, yang merupakan film anti-Islam berbudget rendah dibuat untuk deskriditkan Islam dan nabinya, Muhammad (SAW). Dan pemerintah Amerika telah mengidentifikasi pembuat film tersebut bernama Nakoula Basseley Nakoula, seorang Amerika berdarah Mesir yang menggunakan nama samaran Sam Bacile dan Alan Roberts sehubungan pembuatan film ini.

Lalu apakah isi dari film Innocence of Muslims?

Menurut sumber Reuters, trailer fim Innocence of Muslims yang di upload di Youtube menggambarkan nabi Muhammad sebagai seorang dungu, tukang merayu, pemalsu agama.

BBC juga menyatakan bahwa film tersebut menghadirkan nabi Muhammad (SAW) sebagai pemimpin yang haus darah dari sebuah grup para lelaki yang suka membunuh, dan grup tersebut terpisah dari masyarakat.

Sedangkan menurut NBC, nabi Muhammad (SAW) digambarkan secara beragam, yakni sebagai seorang yang suka gonta-ganti pasangan, seorang homoseksual dan peleceh anak.

Dalam trailer tersebut juga ditampilkan kaum Muslim Mesir yang membakar rumah-rumah orang Kirsten Mesir disaat petugas keamanan Mesir hanya diam berdiri.

Itulah sekilas mengenai film Innocence of Muslims oleh Sam Bacile.

Senin, September 17, 2012

Item & Price List Ready Stock Di Rakitan

Barusan Saya Dapat Email Balasan Dari Pihak Rakitan Com Mengenai Barang Yang Ready Stock Beserta Harga2nya,,




Intel® Core™ i3-2100 Processor (3M Cache, 3.10 GHz)
GIGABYTE GA-H61M-S2P-B3
V-GEN 4GB DDR3
Seagate Momentus XT 750GB SATAIII
Galaxy Geforce GT220 OC Edition 1GB DDR3
SF-550P14XE
samsung dvdrw external slim s08ab

Minggu, September 16, 2012

ACONX BLUES, Gitaris Legendaris Kota Sukabumi Kembali Beraksi

Bila Berbicara Mengenai Gitaris Di Sukabumi Tentu itu Tidak Akan Lepas Dari Nama Besar Aconk Blues, Ya Aconk Blues Adalah Seorang Maestro Gitar Dari Kota Sukabumi Yang Telah Banyak Mencetak Beberapa Banyak Murid Seperti GINDA BESTARI (White Flowers), EKO (Instruktur Purwacaraka Sukabumi) Dan Banyak Lagi Gitaris2 lainnya. 

Sekian Lama Menghilang Dari Peredaran Di Sukabumi Kini Aconx Blues Akan Kembali Hadir Untuk Tampil Dalam Acara  "REUNION BLUES NIGHT" Di D'RIN Cafe & Spa. Yang Aka Dimeriahkan Juga Oleh Penampilan CIGARBOX BLUES, Bandnya Depil & Eggy (Eks Guitaris & Drummernya Leeming) dan Oos Sebagai Bassistnya, dan GINDA "White Flowers" BESTARI Yang Di Iringi Oleh Kang Apes Di Bass, Wepi Di Keyboard Dan Iwan Adam Di Drum.

Adapun Aconx Blues Kembali Koleborasi Dengan Saya, Mengingat Udah Lama Kita Tidak Berbarengan Di Panggung Karena Kesibukan kita Masing2, Aconk Jg Mengajak Serta ADITYA (Owner Willy Studio) Di Drum's dan RUDY (Gitaris Pudja Band) Di Rhtym, Yang Akan Menyiapkan Lagu2 Dari JIMI HENDRIX Seperti FOXY LADY, SPANISH CASTLE MAGIC, RED HOUSE, MANIC DEPRESSION, STONES FREE, LITTLE WING dan HEY JOE Utk Dibawakan Di Acara REUNION BLUES NIGHT Nanti.

Dan Ini Beberapa Penampakan Sebelum Dan Sesudah Acara :

Aconx Blues sedang prepare Di MABES STUDIO


Aconx Blues sedang Memberikan Arahan Kepada Rudy Pudja Di MABES STUDIO


Saat Latihan Di GF Studio


Aconx Blues
Intan Leeming
 

Rudi Pudja

Aditya Harisson


Di Puncak Acara "Coleboration"

Sabtu, September 15, 2012

Jimi Hendrix - Sang Dewa Gitar Dunia

Johnny Allen Hendricks atau Jimi Hendrix lahir di King Country Hospital, Seattle, Washington pada 27 November 1942, Ia putra sulung pasangan Alex Hendricks yang Afro-Amerika Meksiko dan Lucille, seorang Indian Cherokee. Nama itu merupakan pemberian ibunya, yang kemudian diubah oleh sang ayah menjadi James Marshall Hendricks pada saat Hendrix kecil berusia 4 tahun. Kedua orangtuanya kemudian berpisah saat Jimi berumur tiga tahun. Ayahnya Alex yang bekerja sebagai tukang sapu, menghidupi keluarganya dengan susah payah.

Jimi kecil pun sering membantu ayahnya menyapu, dan dengan sapu itulah ia pertama kali bergaya bak seorang gitaris. Ia sering menirukan gaya duckwalk khas Chuck Berry. Sang ayah ternyata sering memperhatikan sikap puteranya. Pada 1952, saat Jimi berusia 10 tahun, sang ibu wafat. Hal ini membuat Jimi sangat terpukul dan menjadi anak yang pemurung. Alex sebagai seorang penganut agama yang taat, mengajarinya untuk tabah. Ia sering mengajak Jimi ke gereja dan ikut dalam paduan suara. Tetapi itu rupanya belum cukup untuk menghibur Jimi.

Karena kasihan melihat Jimi yang tak kunjung berhenti bersedih, ayahnya membelikan Jimi sebuah gitar akustik sebagai hadiah ulang tahun ke-12. Gitar itu dibeli dari seorang kawan ayahnya itu seharga 5 dollar. Gitar itu kemudian dibalik susunan senarnya oleh Jimi yang kidal, sehingga ia dapat memainkan gitarnya dengan tangan kiri memetik senar, sedangkan yang kanan menari di atas fretboard. Dengan bermain gitar, Jimi mulai dapat melupakan kepedihan ditinggal ibunya. Apalagi tiga bulan kemudian, Jimi dibelikan lagi sebuah gitar listrik Supro Ozark 160S oleh Alex. Eksplorasi musiknya pun menjadi lebih luas dengan gitar tersebut dan Jimi membentuk bandnya yang pertama Velvetone.

Sepanjang masa remaja itulah Jimi terus berlatih memainkan gitar. Ia sempat dikeluarkan dari sekolahnya Garfield High School gara-gara kebandelannya mengganggu para ceweq. Setelah putus sekolah, ia malah bisa lebih konsen membantu sang ayah. Dan tentunya ia juga lebih banyak mempunyai waktu untuk mengulik gitar. Jimi punya kegemaran mendengarkan album milik musisi blues beken seperti B.B. King, Elmore James dan Muddy Waters, ataupun para rock n' roller seperti Chuck Berry dan Eddie Cochran. Lagu 'Rock And Roll Music' dari Chuck Berry termasuk lagu yang paling sering dibawakan Hendrix. Bahkan kemudian B.B. King memberi penghormatan kepadanya dengan mengabadikan nama ibu Hendrix, Lucille pada gitar Gibsonnya.

Jimi mulai berkarir di musik tahun 1960, saat ia menjadi anggota sebuah band bernama Rocking Kings dan mulai sering manggung di tempat konser seputar Seattle. Walaupun sudah mulai menarik perhatian para pencinta musik, ia tampaknya belum bisa menunjukkan totalitasnya karena setahun kemudian ia malah kena wajib militer dan bergabung dengan angkatan darat di Fort Ord, California. Kemudian ia ditempatkan di 101st Airborne Paratroopers di Fort Campbell, Kentucky sebagai pasukan penerjun. Saat inilah ia bertemu dengan Billy Cox, seorang pemain bass berkulit hitam yang cukup disegani di kalangan musisi blues pada saat itu. Mereka sempat bermain di dalam band angkatan.

Dikarenakan cedera pergelangan kaki saat penerjunan yang ke- 26 kalinya, Hendrix kemudian diminta meninggalkan angkatan. Hikmah dari kejadian ini ---seperti kemudian dikemukakan Hendrix --- adalah ia jadi tidak perlu ikut dalam perang Vietnam yang meletus beberapa tahun kemudian. Saat itulah ia kembali bergabung dengan bekas teman-teman bandnya dan membentuk Bob Fisher & The Barnevilles. Mereka kemudian menjadi band pembuka untuk beberapa musisi untuk tour Amerika sebelum Hendrix kemudian pindah ke Vancouver, Kanada.

Tahun 1963, Hendrix pindah lagi ke Tennessee, dan di kampungnya Elvis Presley ini, ia bermain dengan sederet nama top waktu itu seperti Little Richard, Hank Ballard dan The Supremes. Ia juga ikutan di dua single-nya Lonnie Youngblood. Sayang, ia tidak sempat membuat kerja sama dengan Elvis. Tetapi ia sering menampilkan hit dari sang raja itu, yaitu 'Hound Dog' dan bahkan sempat pula merekamnya. Tentunya dengan versinya sendiri yang penuh teriakan dan geraman terutama di bagian chorus-nya.

Merasa kurang bisa mengembangkan karirnya, Hendrix pindah lagi dan kali ini ke New York. Di kota Big Apple itu, ia bermain bersama dengan Isley Brothers, sepanjang tahun 1964, termasuk untuk rekamannya di studio. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi soul Curtis Knight. Knight kemudian menulis lagu 'Ballad Of Jimi' yang ditulisnya pada 1965, setelah Jimi berkata padanya bahwa ia (Jimi) akan mati lima tahun lagi. Tahun itu juga Hendrix menjadi anggota band pendamping Little Richard dan sering berkeliling di panggung- panggung seputar New York, salah satunya adalah Paramount Theater.

Sebagai musisi pendukung, tentu saja Hendrix kurang dapat mengekspos kemampuannya bermain gitar secara maksimal. Bahkan Little Richard pernah menyuruhnya melepas pakaiannya yang dinilai terlalu mencolok. Dan menggantinya dengan pakaian yang sudah dipersiapkan bagi musisi pengiring. Menjadi orang kedua tentunya bukanlah harapan Hendrix. Tidak bisa menonjolkan diri dan dengan bayaran kecil membuatnya tertekan. Suatu ketika ia berjalan-jalan bersama pacarnya Jeannette Jacobs, ia menunjuk pada baju-baju bagus di etalase sebuah toko. Ia bilang pada Jeannette, ”Jika saya terkenal nanti, saya akan belikan kamu baju seperti itu.” Jeannette tersenyum, tidak yakin hal itu akan jadi kenyataan. Karena saat itu Jimi sendiri hanya memiliki dua potong kemeja, dua celana dan sepasang sepatu butut.

Pada tahun berikutnya 1966, Hendrix mulai menemukan jati dirinya yang sesungguhnya. Ia membangun bandnya sendiri, Jimmy James & The Blue Flames. Saat main di Café Wha! di Greenwich Village, New York pada bulan Juni, penampilannya dikagumi oleh Linda Keith. Linda yang pacar gitaris Rolling Stones, Keith Richards itu, tak lama kemudian mempertemukannya dengan bassis grup Inggris The Animals, Chas Chandler. Chandler pula yang mengusulkan mengganti nama Hendricks menjadi Hendrix. Ia kemudian mengajak Hendrix mengembangkan karir di London.

Ke Inggris? Tempat para jawara gitar itu? Hendrix sempat ragu. Selain Keith Richards, di Inggris bercokol para gitaris hebat seperti George Harrison (The Beatles), Pete Townsend (The Who) dan tiga gitaris jebolan Yardbirds: Jimmy Page (Led Zeppelin), Jeff Beck dan Eric Clapton (Cream). Hendrix minder untuk bertemu dengan Richards dan yang lainnya. Tetapi bilang pada Chandler ia ingin juga bertemu dengan Clapton. “Tidak ada masalah dengan Richards,” kata Chandler. “Pacarnya sendiri yang merekomendasi kamu,” tambahnya. “Dan jika Clapton mendengarkan permainan kamu, maka dialah yang ingin bertemu kamu.” Chandler meyakinkan Hendrix. Dan walaupun membutuhkan waktu lima minggu untuk berpikir, ia pun akhirnya setuju. Maka, setelah mengurus berbagai macam keperluan, berangkatlah keduanya ke London.

Setiba di London pada 24 September 1966, Hendrix yang sebenarnya masih ragu, diajak Chandler ke kafenya Zoot Money. Di kafe yang merupakan tempat nongkrong para musisi itu, Hendrix sempat ber-jam session dengan pemusik setempat. Akhirnya --- setelah bermain sekitar dua jam --- Hendrix menemukan kepercayaan dirinya dan merasa akan cocok berkarir di Inggris. Chandler kemudian mengajak Hendrix berkeliling dari tempat satu ke tempat lainnya. Ia yang cukup ngetop bersama The Animals, banyak kenal dengan para musisi dan pemilik klab. Hal ini banyak membantu Jimi mendapatkan kesempatan untuk manggung. Di klab Blaises tempat Hendrix bermain, ia dilihat oleh Johnny Hallyday yang saat itu merupakan
penyanyi top di Perancis. Ia kemudian bernegosiasi dengan Chandler membicarakan kemungkinan kerja sama. Akhirnya diperoleh kesepakatan yaitu, Hendrix akan membuka konser Johnny. Tetapi Hendrix merasa harus memiliki band sendiri.

Di London, Chandler lalu mencarikan Hendrix dua 'pengawal' tangguh untuk posisi drums dan bass. Ia mendengar bahwa penggebuk drum Mitch Mitchell (lahir John Mitchell, 9 Juni 1947) keluar dari Georgie Fame's Blue Flames. Maka direkrutlah Mitchell mengisi posisi tersebut. Tinggal posisi pembetot bass yang masih lowong. Saat itulah, Noel Redding (lahir David Redding, 25 Desember 1945) yang mengikuti audisi untuk jadi gitaris The Animals, ditawari jadi pemain bass bersama Hendrix. Karena posisi gitaris dalam The Animals sudah terisi, dan menyadari persaingan sebagai pemain gitar terlalu ketat, ia setuju untuk jadi pemain bass dan menerima tawaran tersebut.

Mitchell merupakan seorang aktor cilik untuk iklan TV, sebelum memutuskan menjadi musisi pada saat remaja. Ia sangat menyukai permainan drum dari Buddy Rich dan Gene Kruppa. Sedangkan Redding yang jebolan sekolah seni, pernah bermain dengan Modern Jazz Group dan Loving Kind. Pada September inilah Hendrix sebenarnya baru ikutan mengubah namanya dari Jimmy menjadi lebih sederhana, Jimi.

Mereka bertiga membuat band Jimi Hendrix Experience yang kemudian melegenda. Itu terjadi pada Oktober 1966. Saat di mana karir Hendrix yang sesungguhnya baru dimulai. Penampilan pertama mereka adalah ketika menjadi band pembuka dari penyanyi Perancis Johnny Hallyday yang manggung di Paris Olympia pada tanggal 18 bulan yang sama. Tetapi demi penampilannya di Paris, Hendrix membutuhkan peralatan yang lebih hebat. Ia memerlukan ampli yang lebih besar dengan daya lebih kuat. Maka, Chandler pun menjual dua buah bass-nya --- Fender Precision dan Gibson EB ---untuk membeli Marshall Supro yang kemudian menjadi trademark-nya Hendrix.

Sebulan kemudian mereka --- untuk pertama kali sejak bertrio --- masuk studio. Mereka merekam lagu 'Stone Free' ciptaan Hendrix dan 'Hey Joe' karya Billy Roberts dan pernah dinyanyikan oleh Tim Rose. Kedua lagu tersebut digarap di De Lane Lea Studio, London. Sayang ketika itu mereka masih sepi tawaran manggung. Sedangkan mereka harus membiayai hidup dan sewa studio. Sekali lagi Chandler harus merelakan koleksi bass-nya. Kali ini sebuah Fender Jazz Bass dan sebuah Fender Precision dilego. Ia pun bertekad, pengorbanan ini harus menghasilkan sesuatu yang hebat di kemudian hari.

Harapan itu sedikit demi sedikit mulai terwujud. Pada November mereka bermain selama empat hari di Big Apple Club, Munich, Jerman. Mendapat bayaran 300 pounds, mereka mulai bisa membiayai hidup. Dan Chandler terus berusaha agar Jimi Hendrix Experience bisa lebih diliput oleh pers. Hendrix cs. mendapat kesempatan jumpa pers pertama pada tanggal 25 bulan itu juga. Bertempat di klab Bag O' Nails, London, mereka menampilkan repertoar yang biasa mereka bawakan. Termasuk tentu saja 'Hey Joe' dan 'Stonefree'. Kalangan pers menanggapi positif penampilan mereka.

Memasuki Desember, Hendrix menandatangani kontrak empat tahun dengan Yameta Company, suatu perusahaan manajemen artis. Akhirnya single pertama 'Hey Joe' dirilis oleh Polydor setelah sebelumnya ditolak oleh Decca. Mereka bertiga lalu tampil di acara TV untuk pertama kalinya di penghujung tahun 1966 itu. Sayang pada malam Tahun Baru 1967, mereka tidak mendapat tawaran panggung. Untungnya, Redding mempunyai gagasan bagus. Ia mengajak Hendrix dan Mitchell bermain di kampung halamannya, Folkestone, sebuah kota kecil dekat London. Dan ia yang memiliki banyak kerabat di kota itu tanpa banyak kesulitan mendapatkan job.

Mereka berangkat naik kereta di dalam cuaca dingin. Tetapi hal itu tidak membekukan semangat mereka tampil di kafe Tofts. Apalagi orangtua Noel juga menyediakan tempat menginap bagi mereka plus sang manajer. Penampilan mereka di kafe Tofts itu paling tidak cukup untuk menghibur diri mereka sendiri. Memasuki Januari 1967 keadaan sudah mulai membaik. Walaupun sempat 'terpaksa' bermain di klab-klab kecil seperti Ram Jam dan Ricky Tick, mereka ma-sih sering mendapat kesempatan tampil di Scotch of St.Thomas dan 7 ½ Club. Bahkan kadang di klab yang terletak di White Horse Street, Mayfair, London itu, penampilannya ditonton oleh musisi terkenal seperti Paul McCartney, Pete Townsend dan Mick Jagger.

Bintang-bintang top itu ternyata menyukainya. Mereka sering bilang pada pers, bahwa mereka kagum pada penampilan Hendrix. Dan hal itu tentunya merupakan keuntungan publikasi yang besar bagi Hendrix dan dua sohibnya. Karena kala itu, penyataan dari para personel The Beatles, The Who dan Rolling Stones merupakan 'santapan wajib' yang harus diyakini oleh para pencinta musik di seluruh dunia. Akhir bulan itu, Jimi Hendrix Experience tampil di Saville Theater, London sebagai grup pembuka The Who. Kesempatan ini diperoleh juga atas permintaan Townsend. Tentu saja hal ini tidak disia-siakan. Dan Hendrix pun membuktikan bahwa mereka memang patut untuk diperhitungkan.

Pete Townsend yang kala itu merupakan gitaris dengan aksi panggung yang hebat, malam itu mendapat 'saingan berat'. Tahu bahwa Townsend akan melakukan atraksi khasnya seperti memutar gitar di udara, Hendrix melakukan atraksi yang lebih hebat. Tetap dengan cirinya seperti memetik senar pakai gigi, menggesekkan senar ke punggung atau menendang-nendang gitar. Tapi kali ini dengan gaya lebih agresif. Pada bulan Februari, single 'Hey Joe' mendaki di nomor enam pada chart Inggris. Hendrix pun semakin terkenal dengan gayanya yang liar.

Pers juga sering mengekspos hal tersebut. Sementara itu mereka bertiga masuk studio lagi untuk menyelesaikan penggarapan album penuh. Album itu dikerjakan di Olympic Studios, Barnes, London. Sepanjang bulan Maret tahun itu, mereka mengadakan pertunjukan keliling Eropa. Dimula di Twenty Club di Mouscron, Belgia dan 20 Club, Lille, Perancis lalu dilanjutkan ke klab legendaris yang juga melahirkan Beatles, Star Club di Hamburg, Jerman.

Balik ke Inggris, Jimi Hendrix Experience tampil pada acara “Top Of The Pops”di BBC1-TV. Saat tour kelling Inggris itu, mereka sempat sepanggung dengan Cat Steven, Walker Brothers dan Engelbert Humperdinck. Gaya agresif Jimi sempat membuatnya celaka. Waktu ia membakar gitarnya, tangannya ikutan terbakar. Ia pun dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian lain yang tidak mengenakkan adalah ketika mereka habis bermain di New Century Hall, Manchester. Mereka menjadi korban salah sasaran dari oknum polisi setempat yang sedang razia anak di bawah umur. Ketika mau masuk ke dalam sebuah klab, mereka ditolak. Noel dan Mitch sempat ditarik polisi, mereka melawan dan mendapat beberapa pukulan. Jimi terhindar dari perlakuan tersebut karena memperlihatkan paspor Amerika. Untunglah keadaan bisa diatasi karena turun tangan sang manajer.

Tidak berapa lama Hendrix sembuh dari luka bakarnya pada bulan Mei, single 'Purple Haze' dilepas ke pasar. Sempat menduduki tangga ketiga pada chart, single tersebut segera disusul oleh album pertamanya, Are You Experienced? Album ini segera menyita perhatian pencinta musik dunia dan nangkring di posisi kedua pada chart selama 33 minggu. Jimi Hendrix Experience mengadakan tour Eropa dimulai di Neue Welt, Berlin, Jerman. Walaupun sempat kaget terhadap respon penonton Jerman yang kalem, mereka terkesan dengan pengetahuan publik Jerman tentang mereka. Dan tour pun berlanjut ke Denmark, Belanda, Perancis dan negara-negara Skandinavia.

Setelah masa awal dengan irama blues yang kental --seperti Satisfaction karya Stones yang pada prinsipnya adalah blues, kata Keith Richard-- berkembanglah musik rock yang memadukan musik dan seni pertunjukan. Aliran diawali dengan seniman pop dunia, Andy Warhol, yang berkolaborasi dengan The Velvet Underground. Dan yang sering disebut puncak dalam masa ini --yang juga dikenal sebagai art rock-- adalah The Wall karya Pink Floyd, berupa pertunjukan teater rock. Jimi Hendrix kemudian meninggal di London, Inggris, 18 September 1970 pada umur 27 tahun.


Cara Bermain Bass

Dalam sebuah band, bass merupakan salah satu alat musik yang menentukan tempo dalam musik.
Ia menjaga supaya gitar dan vokal tetap konstan dalam tempo yang telah ditentukan.
Tapi, seiring dengan perkembangan musik, banyak /bassist/ yang bereksperimen dan memberikan beberapa alternatif dalam  cara bermain bass.

Bagi musisi yang belajar secara otodidak, mungkin beberapa cara bermain bass ini bisa membantu,untuk mengembangkan keahlian memainkan alat musik yang identik dengan empat senar ini.

*1. Alternate Picking
Ini merupakan cara bermain bass yang paling sering digunakan oleh para bassist.
Sebenarnya, a/lternate picking/ merupakan cara dasar dalam bermain alat musik ini.
Sederhananya, dalam teknik ini kita memetik bass dengan dua jari secara bergantian.
Jari yang umum digunakan adalah telunjuk dan jari tengah.

*2. Up Down Thumb
Teknik ini menggunakan jempol kita sebagai /pick/.
Jadi biasanya keempat jari yang lain digunakan sebagai alat untuk memetik.
Teknik ini mirip seperti memetik gitar.
Jadi, kita mengganti telunjuk dan jari tengah yang biasanya digunakan untuk memetik bass dengan jempol.
Victor Wooten adalah orang yang paling sering menggunakan teknik ini.

*3. Slap
Disebut /slap /karena teknik ini seperti menampar bass.
Jika Anda sering mendengarkan musik dari band Red Hot Chilli Peppers,
mungkin Anda tidak asing dengan bunyi yang dihasilkan dari teknik ini.
Dasar dari teknik ini adalah memukul bass dengan jempol atau telapak tangan.
Sehingga bunyi yang ditimbulkan cenderung lebih seperti perkusi.

*4. Tapping Pernah meilhat bagaimana Joe Satriani atau Jimie Hendrix memainkan gitar dengan hanya menunjuk /fret/?
Ya itulah teknik /tapping/.
Teknik ini juga ternyata bisa diterapkan pada bass.
Caranya adalah dengan menekan senar dengan ujung jari pada fret bass.
Logikanya hampir sama dengan memencet tombol keyboard pada komputer.
Tapi jangan lupa, geser sedikit jari Anda seperti pada saat mencolek.

*5. Pop
Ini adalah teknik menarik senar, lalu melepaskannya kembali sehingga beradu dengan fret.
Suara yang ditimbulkan akan cenderung nyaring seperti suara dua benda yang diadu.
Teknik ini biasanya digabungkan dengan teknik slap untuk menghasilkan kombinasi suara yang unik.
Pada dasarnya, slap dan pop menghasilkan karakter suara yang tidak jauh berbeda.
Pop juga memiliki banyak jenis, salah satunya /double pluck /(menarik dua senar sekaligus).

*6. Neck Bending
Seperti teknik /bending/ (mengangkat senar oleh ujung jari) dalam gitar,
tapi ini dilakukan di ujung bass.
Cara memainkan teknik ini adalah menekan senar yang ada pada /headstock/ (bagian ujung bass,
tempat kita biasa memutar bandul untuk /nyetem/) pada saat senar dipetik.
Teknik ini akan menghasilkan bunyi mendengung pada seluruh nada.
Biasanya Billy Sheehan sering menggunakan teknik ini.
Mungkin semua teknik ini tidak akan berhasil dengan sekali coba.
Intinya adalah sering belajar dan berdiskusi dengan ahlinya.
Jangan sampai Anda salah menerapkan teknik ini dalam bermain.
Karena bagi yang jeli, suara yang ditimbulkan akan berbeda.
Jangan lupa perhatikan posisi tangan Anda.


Selasa, September 11, 2012

Pacarku Seorang Jablay Lyrics (original song)



Pacarku seorang Jablay
Tapi ku tau dia menyayangiku
Mengapa ku pacaran dengan Jablay
Sebab ku tau jablay itu penyayang

Temanku juga pada jablay
Tapi ku tau mereka baik padaku
Mengapa ku berteman dengan jablay
Sebab ku tau Jablay setia kawan

Jangan pernah jauhi mereka
Apalagi sampai harus membencinya
Jangan pernah sisihkan mereka
Raihlah mereka dengan penuh cinta

MP3 Download 
http://www.mediafire.com/?3c51qa6u4v281rl
atau
http://www.4shared.com/mp3/1_2RgHZ1/Pacarku_Seorang_Jablay__Origin.html?

Audio Streaming
file.mp3


Senin, September 10, 2012

PC Upgrade Plan

Sepertinya memang sudah saatnya untuk mengganti PC di studio demi kenyamanan saat berproduksi.. Dari kmrn saya mulai mencari2 informasi spek yg bagus namun harganya yg terjangkau karena budget yg terbatas

Dan inilah spek PC yg akan dirakit utk kebutuhan produksi di mabes studio

Prosessornya menggunakan intel core i3 yg mempunyai kecepatan 3,6ghz adapun Motherboardnya Dari Produk ECS HC55H-CM yg sudah support socket intel 1566, adapun Memory nya DDR3 sebesar 8gb dari produk V-GEN,
Lalu untuk kartu grafisnya atau yg sering disebut VGA nya dari GIGABYTE type GT-520 1gb 64bit support DDR3, sedangkan untuk penyimpanan data atau yg seringkali disebut HDD (Harddisk) sebesar 750gb, yg 250gb untuk partisi C:/ dan yg 500gb untuk partisi D:/, untuk Casingnya dari produk Simbadda dengan ukuran mini type MI-200 380 watt, kalopun msh kurang mungkin nanti bisa ganti Powersupply dengan kapasitas 500watt ke atas, untuk Keyboard dan Mouse secara combo dari produk Gigabyte type GK-KM5200 Spill Resistance, adapun fan cooler atau aksesoris lainnya menyusul dan disesuaikan kebutuhan.

Budget diperkirakan kurang lebih sekitar Rp.4juta

Sabtu, September 01, 2012

Processor Intel Core i3 (540 (box) 3,6ghz 4mb)


Spesifikasi dan Harga Processor Intel Core i3

Setelah sukses merilis processor Core i7 dan Core i5, Intel kembali mengeluarkan produk terbarunya. Ya, Intel Core i3 Inside. Jenis ini memang turunan dari versi-versi sebelumnya. Hanya saja oleh Intel disederhanakan agar harga processor ini sesuai dengan budget kita.
Berbeda dengan versi sebelumnya. Versi yang satu ini memang dirancang untuk komputermen yang budgetnya kurang, tanpa harus mengurangi spesifikasi yang ada di dalamnya. Intel Core i3 memiliki 3,06 GHz/2,93 Ghz. Jumlah velocity yang cukup besar. Harga yang ditawarkan beragam. Tergantung seri atau typenya. Seperti Intel Core i3 seri 500 adalah Core i3 540/530 memiliki harga $143/$123. Atau sekitar Rp1,500,000,-. Nilai ini tak masalah apabila harga ini dibandingkan dengan versi sebelumnya yang berkisar antara 2 – 3,5 juta.
Hal yang akan Anda rasakan pada penggunaan desktop Anda apabila menggunakan Proccesor ini adalah:
  • Desktop Anda akan terasa lebih dingin dan tidak cepat panas.
  • Install program berat jadi mudah dan cepat
  • Kecepatannya seperti berjalan 4 processor core
  • Jarang akan adanya hang computer
  • Daya listrik yang Anda gunakan lebih rendah
Yang dimaksudkan bisa berjalan seperti 4 processor disini adalah Intel Core i3 ini memilikiIntel® Hyper-Threading Technologyyang bisa membuat computer kita menjadi lebih cepat.
Sayangnya dalam keluaran kali ini, Intel mengurangi spesifikasi dengan cara menghilangkan fasilitas turbo. Tapi tetap tidak masalah selagi ada fitur pengganti seperti Intel® Hyper-Threading Technology yang tetap membuat computer kita akan super cepat.


Motherboard ECS H55HCM Intel Socket 1156



ECS H55H-CM adalah model motherboard terbaru untuk jenis Clarkdale yaitu prosesor masa depan yang didukung oleh chipset H55. Hal ini didasarkan pada jenis soket LGA1156 dan mendukung prosesor Core i7/i5/i3. Mendukung dual channel DDR3-1333 hingga 16GB secara total dan Anda dapat menemukan 1 PCIe x16 2.0, 2 PCIe x1 dan 1 slot PCI.

Untuk penyimpanan data (Harddisk), chipset H55 mendukung SATA 6 II (3Gb / s) port.
The audio yang digunakan adalah ALC662 Realtek HD audio codec 6ch dan GbE adalah dari Intel 82.578 kontroler LAN dan pada panel belakang, Anda dapat menemukan PS/2mouse/keyboard, HDMI, D-SUB, LPT1, USB dan port audio.

ECS H55H-CM juga mendukung eJIFFY, yaitu suatu prorgam boot dengan cepat di Linux.
Mirip dengan ASUS ExpressGate, eJIFFY ECS memungkinkan Anda untuk mengakses ke fungsinya penggunaan commonl misalnya web browsing, melihat foto, MSN, ICQ, AIM chatting, dll
eJIFFY mendukung bahasa internasional,Ini mencakup, Arab, Jerman, Inggris / AS Inggris, Perancis, Ibrani, Indonesia, Italia, Belanda Jepang, Korea,, Polandia, Portugis, Rusia, Thailand, Turki, Ukraina, Vietnam dan Cina (Tradisional / Sederhana).



Memory DDR3 V-GEN 8gb PC 10600/1333

Seagate SATA III 750GB 7200rpm 3.5inch Disk Drive


Features:
750 GB capacity
7200 RPM spindle speed
SATA/300 interface
3 Gb/s transfer rate
32 MB buffer
4.16 ms average latency
11.6 ms average seek
3.5-inch form factor
Meets strict RoHS environmental requirements
Reliability: Annual Failure Rate: 0.34%

VGA Card GIGABYTE DA GT 520 1GB DDR3 64 BIT DDR3



Support Microsoft ® DirectX ® 11
Dukungan DirectX 11 GPU dengan Shader Model 5.0 yang dirancang untuk kinerja ultra tinggi dalam fitur tessellation kunci API grafis terbaru, GPU-accelerated.

Dukungan Blu-Ray 3D 
Aktifkan 3D theater berkualitas di rumah Anda dengan dukungan terbaik bagi 1080p Blu-Ray disc 3D di setiap sistem yang kompatibel melihat 3D melalui HDMI 1.4, termasuk kacamata aktif-rana dan menampilkan terpolarisasi pasif.

Akselerasi Hardware Video Decode  ¹
Kombinasi high-definition akselerasi decode video dan pasca-pengolahan yang memberikan kejelasan gambar yang belum pernah terjadi sebelumnya, video yang halus, warna yang akurat, dan skala gambar yang tepat untuk film dan video.

Dukungan Bitstreaming TrueHD dan DTS-HD Audio 
Dukungan penuh untuk TrueHD dan DTS-HD lossless canggih multi-channel HD audio codec membawa suara kaya rekaman master untuk ruang tamu Anda.

Casing Simbadda Mini Atom MI-200 ( 380W)

Keyboard And Mouse Gigabyte GK-KM5200 Spill Resistance

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda